Belajar dan praktik bersama fasilitator melalui beragam kelas dan workshop Cultural Wellness
Yoga kali ini terasa sangat Jawa. Anda disambut jamu hangat dari teko blirik, bergerak diiringi petikan dan gamelan, memakai kain jarik sebagai alat bantu, lalu pulang membawa bingkisan jajan pasar.
Nurma dari Jamu Njenonkz akan mengenalkan beberapa jenis rempah, karakter aromanya, dan cara memadukannya. Setelah itu, Anda langsung praktik meramu bersama: memilih bahan, menentukan takaran, dan meracik minuman sesuai selera. Racikan lalu dicicipi bersama sambil membandingkan rasa. Lewat cara yang santai, rempah dikenalkan sebagai bagian dari budaya dan tradisi yang masih bisa dikembangkan hari ini.
Meditasi terpandu untuk mengenali dan menerima emosi yang sedang hadir. Sering kali yang membuat lelah bukan emosinya, tetapi usaha kita untuk menahan atau melawannya. Di sesi ini, Anda belajar hadir bersama rasa lewat empat langkah sederhana: kenali, rasakan, akui, dan ijinkan.
Ada rasa tenang saat jarum dan benang bergerak pelan di atas kain. Di sesi ini, Anda memilih potongan wastra, menyusunnya, lalu menjahitnya dengan tangan sambil menikmati setiap tusukan.
Dipandu oleh Tami Kira, sesi ini mengajak Anda membuat cerita menggunakan storytelling dice, play cards, oracle cards, dan archetype cards. Dadu akan menampilkan enam kata yang wajib dimasukkan ke dalam cerita. Anda kemudian memiliki waktu sekitar 15–20 menit untuk merangkai dan menuliskan cerita secara kreatif. Setelah itu, setiap peserta mendapat kesempatan untuk membacakan ceritanya di hadapan peserta lainnya.
Eksi dari KusaKusa akan mengenalkan makna warna batu kelahiran, warna arah mata angin, dan warna weton. Setelah memahami alat dan bahan, Anda mulai merangkai batu dan tali menjadi gelang, kalung, sun catcher, atau gantungan kunci. Prosesnya sengaja dibuat pelan sambil memperhatikan napas, sebagai jeda dari ritme hidup yang serba cepat. Sesi ditutup dengan refleksi dan tanya jawab.
Yoga peregangan lembut yang ditutup dengan refleksi dan sound meditation. Tidak perlu bisa pose yang sulit. Kelas ini fokus pada peregangan yang lembut, sesuai kemampuan masing-masing, lalu ditutup dengan berbaring tenang ditemani bunyi instrumen sound meditation.
Sesi refleksi batin yang dipadukan dengan meditasi hening (still meditation) untuk menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran diri, dengan opsi walking meditation untuk merasakan kehadiran dan ketenangan melalui gerak yang mindful, sesuai ketersediaan waktu.
Tertawa bersama ternyata bisa dilatih. Di Program Bahagia Yoga Ketawa, Anda belajar teknik-teknik sederhana untuk mengelola stres dan emosi lewat tawa, gerak, dan napas, lalu menutupnya dengan relaksasi yang dalam.
Workshop ini memakai pendekatan narrative medicine, cara memahami pengalaman manusia lewat cerita, menulis, dan mendengarkan dengan saksama. Welda Sana Vero akan memandu Anda berlatih menyadari tubuh, mendengarkan dengan dalam, lalu menulis narasi tentang diri. Setelah itu, Mawlana Jawi mengajak Anda bermain dengan kata, vokal, napas, dan bunyi, sampai narasi tadi diolah menjadi sastra gendhing. Sesi ditutup dengan mendengarkan bersama dan refleksi.
CELLOKARTA menghadirkan sound healing dengan karakter suara cello yang hangat dan dalam. Sesi ini dirancang seperti savasana, posisi berbaring di akhir latihan yoga: tubuh sudah beristirahat, lalu alunan cello dan resonansinya menemani Anda masuk ke suasana yang lebih tenang. Tidak ada target atau pengalaman tertentu yang harus dicapai. Anda cukup berbaring nyaman dan mendengarkan, lalu perlahan kembali menyadari napas dan tubuh di akhir sesi.
Sesi dimulai dengan hadir dan menenangkan diri lewat napas. Damayanti lalu memandu body scan untuk mendengarkan tubuh, dilanjutkan journaling untuk menuangkan apa yang sedang membebani. Setelah itu, Anda diajak melihat tulisan tadi dari sudut pandang baru, lalu menutupnya dengan ritual sederhana untuk melepaskan. Di akhir sesi, peserta berbagi insight dan mendapat worksheet untuk melanjutkan latihan di rumah.
Perjalanan dimulai dengan permainan perkenalan dan check-in. Anak-anak lalu mendengarkan kisah Jataka tentang keberanian dan welas asih yang terpahat di Borobudur. Lewat permainan Step In, Step Out, mereka belajar melihat dari sudut pandang teman lain dan menyadari bahwa setiap orang sama-sama ingin bahagia. Workshop ditutup dengan Kindness Drawing: menggambar pengalaman saat menerima atau memberi kebaikan, lalu membicarakannya bersama.
Meditasi singkat, lalu melukis bebas mengikuti rasa
Tidak perlu bisa melukis. Di ART TO SELF, Anda membiarkan warna, gerak tangan, dan tekstur mengikuti apa yang sedang dirasakan, tanpa memikirkan bagus atau tidaknya hasil akhir.
Orang Jawa mengenal titen: kebiasaan mencermati tanda dan pola. Di workshop ini, kebiasaan itu diarahkan ke dalam diri, untuk mengenali pola emosi, perilaku, dan siklus pribadi yang selama ini mungkin luput diperhatikan.
Aktivasi Cakra adalah praktik yang berfokus pada kesadaran tubuh, napas, gerakan, dan relaksasi untuk membantu peserta mengenali serta menyeimbangkan energi dalam diri. Dalam tradisi yoga dan praktik spiritual tertentu, cakra dipahami sebagai pusat energi yang berkaitan dengan aspek fisik, emosional, dan kesadaran.
Seminar tentang hubungan pikiran, emosi, dan kebiasaan makan
Pernah makan bukan karena lapar, tetapi karena sedang sedih, bosan, atau stres? Seminar ini membahas mengapa makanan begitu lekat dengan emosi, dan bagaimana kita bisa membangun hubungan yang lebih sehat dengan makanan tanpa terjebak kata “diet”.
Sesi dibuka dengan hening sejenak: meregangkan dan merilekskan tubuh, diiringi musik tradisional dan tembang Jawa. Setelah itu, Detik Wicaksono memandu enam langkah gerak samadhi sambil mengajak Anda memperhatikan napas dan mengenal sistem chakra di tubuh. Bagian akhir sesi adalah waktu untuk berbagi pengalaman dan bertanya. Semuanya dilakukan pelan, tanpa paksaan untuk mencapai kondisi tertentu.
Anda mengapung di atas air dan dikelilingi resonansi lembut dari singing bowl, gong, chimes, serta instrumen harmonik lainnya. Program JCWF 2026 juga menghadirkan dialog antara instrumen meditatif kontemporer dan bunyi tradisi Jawa. Bonang memberi resonansi logam yang berlapis dan ritmis, sedangkan siter memberi petikan yang lembut, intim, dan khas Jawa. Tradisi Jawa hadir dalam pengalaman wellness masa kini, bukan sebagai pertunjukan karawitan konvensional.
Suwung Healing merupakan sesi meditasi mendalam dan olah rasa yang berfokus pada konsep Suwung atau kekosongan suci. Kegiatan diawali dengan pengenalan filosofi Suwung dan latihan pernapasan untuk membantu peserta memasuki suasana yang lebih tenang. Sesi utama menggabungkan meditasi, kidung mantra, tarian energi, dan bunyi sebagai bagian dari pengalaman relaksasi. Kegiatan ditutup dengan grounding dan berbagi pengalaman.
Workshop ini mengajak seniman mengeksplorasi hubungan antara suara, tubuh, ruang, gerak, dan kehadiran. Program terinspirasi dari pemikiran Pauline Oliveros tentang Deep Listening, body awareness Katya Bloom, serta eksplorasi Joged Amerta Mbah Prapto.
Catur Hari Wijaya menghadirkan pengalaman musikal melalui perpaduan kendang, seruling, instrumen petik, lantunan mantra, mangkuk suara, dan berbagai bunyi yang beresonansi. Setiap elemen menggambarkan pengalaman berbeda, mulai dari irama yang membumi hingga suasana hening yang memberi ruang untuk refleksi diri.
Discover the power of your lymphatic system in this interactive self-care workshop. Learn simple lymphatic self-massage techniques, breathing exercises, and gentle movements to support circulation, reduce feelings of swelling and heaviness, and reconnect with your body’s natural balance.
Melalui warna, bentuk, dan goresan, peserta diajak mengeksplorasi perasaan dalam ruang yang aman dan suportif. Tidak ada tuntutan untuk menghasilkan lukisan yang sempurna, karena setiap karya merupakan representasi personal dari pengalaman dan perasaan masing-masing.
Sesi edukatif ini mengajak peserta memahami self-love secara lebih utuh, bukan sekadar memanjakan diri, tetapi juga membangun dan menjaga well-being dalam kehidupan sehari-hari. Melalui konsep Mental Antibody yang dikembangkan oleh Galang Lufityanto, M.Psi., Ph.D., Psikolog, Principal Consultant Jacaranda Consultant Indonesia sekaligus Professor di Wenzhou-Kean University, China, peserta akan mengenal cara membangun daya tahan psikologis untuk menghadapi tantangan dan menjaga keseimbangan diri. Sesi ini mengeksplorasi empat pilar utama Mental Antibody, yaitu fisiologi, emosi, kognitif, dan spiritual, sebagai fondasi untuk menumbuhkan self-love dan kesejahteraan diri secara menyeluruh.
Mindfulness membantu kita berhenti dan melihat dengan jernih. Lalu apa langkah berikutnya? Seminar ini membahas compassion, atau welas asih, sebagai cara memakai kesadaran itu untuk peduli, pada diri sendiri maupun orang lain.
Untuk bisa terus peduli, kita perlu kuat lebih dulu. Workshop ini mengajarkan cara-cara sederhana untuk mengenali kondisi diri, kembali tenang saat tertekan, dan menemukan rasa aman di dalam diri.
Aroma bisa menjadi pengingat sederhana untuk berhenti dan kembali ke napas. Di workshop ini, Anda mengenal karakter berbagai essential oil, berlatih bernapas dengan aroma, dan memakai kalung aromaterapi sebagai penanda jeda dalam keseharian.
Jamu adalah warisan leluhur yang masih bisa jadi bagian dari gaya hidup hari ini. Di workshop ini, Anda belajar sedikit tentang rempah dan jamu, lalu meracik jamu sendiri dengan lumpang dan alu.
Motif, simbol, dan cerita dari budaya kita bisa menjadi pintu untuk mengenali perasaan sendiri. Di workshop ini, Anda menjelajahi kekayaan budaya lokal, lalu menuangkan pengalaman dan emosi Anda lewat melukis.
Dalam filosofi Jawa, manusia (jagad cilik) dan alam semesta (jagad gedhe) saling terhubung dan saling mencerminkan. Talk ini mengajak Anda “berkaca ke langit” lewat astrologi, bukan untuk meramal nasib, tetapi untuk mengenal dan menerima diri.
Bagaimana jika gerakan tubuh, suara gamelan, dan kebijaksanaan budaya Jawa menjadi bagian dari perjalanan untuk kembali mengenali diri sendiri? Sulur Bertumbuh menghadirkan pengalaman wellness yang menggabungkan gerakan intuitif, yoga, tari, meditasi, dan sound healing dalam satu rangkaian yang saling terhubung.
Setiap orang lahir dengan peta langitnya sendiri. Pada sesi ini, Anda akan mempelajari peta langit bersama Anna Adicahyadi, bukan untuk meramal masa depan, tetapi untuk mengenali diri dengan lebih jujur dan lembut.
Mengidentifikasi masalah, trauma, dan hal-hal yang tidak efektif dalam diri, lalu melepaskannya. Anda akan bertemu dengan diri sejati yang akan menemani perjalanan Anda selanjutnya.
Membacakan kartu tarot dan oracle dengan spread 12 bulan untuk memberikan tema besar hidup tiap bulannya di tahun 2027.
Melakukan Sukma merupakan pengalaman reflektif yang mengajak peserta menyelami hubungan antara tubuh, pikiran, dan batin melalui praktik keheningan, kesadaran diri, dan olah rasa. Peserta diarahkan untuk memperlambat ritme, mengenali kondisi diri, serta membuka ruang untuk refleksi dan perenungan secara lebih mendalam. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan untuk lebih mengenal diri, menemukan ketenangan, dan membangun keseimbangan batin.
Workshop pembuatan jamu merupakan program edukasi dan praktik meracik jamu tradisional berbasis warisan budaya Nusantara (jamu heritage) yang dikembangkan secara kreatif dan inovatif agar lebih dekat dengan masyarakat masa kini. Peserta akan mengenal bahan-bahan herbal Nusantara, memahami dasar pengolahan jamu yang baik dan benar, serta mempraktikkan pembuatan racikan jamu yang menarik, nikmat, dan berpotensi dikembangkan menjadi produk wellness maupun peluang usaha UMKM.
Sebuah performance yang berfokus pada konsep "Suwung" (kekosongan suci).
Bunda Arsaningsih akan mengajak Anda memahami hubungan antara pengalaman masa lalu, emosi, dan pilihan hidup melalui metode SOUL Reflection. Kegiatan ini mencakup sesi pembelajaran, meditasi terpandu, serta tanya jawab. Peserta juga diajak belajar memaafkan dan melepaskan beban emosional melalui proses refleksi diri. Pendekatan yang digunakan bersifat universal dan tidak berafiliasi dengan agama tertentu.
Bunda Arsaningsih akan mengajak Anda memahami hubungan antara pengalaman masa lalu, emosi, dan pilihan hidup melalui metode SOUL Reflection. Kegiatan ini mencakup sesi pembelajaran, meditasi terpandu, serta tanya jawab. Peserta juga diajak belajar memaafkan dan melepaskan beban emosional melalui proses refleksi diri. Pendekatan yang digunakan bersifat universal dan tidak berafiliasi dengan agama tertentu.